PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Kedisiplinan anggota DPRD Provinsi Riau dalam rapat paripurna kembali menjadi sorotan.
Pemandangan kontras terlihat di ruang sidang mulai dari kursi yang banyak kosong, ketidakhadiran mayoritas pimpinan, hingga perilaku oknum pejabat tinggi pratama OPD yang mengenakan baju kaos.
Seperti disampaikan pegawai Sekretaris DPRD Riau bahwa rapat paripurna hari ini, Kamis (05/11/2026) beragendakan,
1. Penyampaian jawaban Gubernur terhadap pandangan umum fraksi Ranperda penanaman modal sekaligus pembentukan panitia khusus.
2. Penyampaian jawaban fraksi terhadap tanggapan Gubernur terkait perubahan Ranperda CSA sekaligus pembentukan panitia khusus.
3. Penyampaian laporan akhir kerja panitia khusus penambahan penyertaan modal pada PT Bank Riau Kepri Syariah dan PT Penjamin Kredit Daerah Provinsi Riau.
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil ketua DPRD Riau, Budiman Lubis SH didampingi Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi tanpa didampingi oleh 3 pimpinan DPRD Riau lainnya.
Sementara pantauan wartawan di ruang paripurna terlihat hanya dihadiri secara fisik oleh 21 anggota dewan dari 65 anggota DPRD Riau termasuk Budiman Lubis tanpa penjelasan dari pimpinan rapat.
Menariknya lagi, salah satu wanita pejabat tinggi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau, bisa dengan leluasa mengenakan baju kaos dalam rapat paripurna tanpa teguran sesuai tata tertib (tatib) DPRD Riau.
“Kita yang wartawan aja enggak boleh pakai baju kaos. Ini pejabat tinggi OPD Pemprov malah abai terhadap tatib dewan,” bisik salah satu wartawan saat paripurna.
Sementara Wakil ketua DPRD Riau, Budiman Lubis SH sesaat sebelum memimpin rapat, mengatakan bahwa berdasarkan data yang telah disampaikan oleh Sekretaris DPRD Riau, data hadir dari 65 orang anggota dewan yang telah menandatangani daftar hadir berjumlah 35 orang.
Dengan demikian ucap politisi Fraksi Gerindra itu, kuorum rapat terpenuhi dan rapat paripurna dapat dilanjutkan, ucapnya. =fin
