Perkuat Layanan Maritim, Kapal Pemanduan dan Penundaan Siap Beroperasi di Batam

4 Menit Membaca

BATAM (KLIKRADAR.COM) — Dalam upaya memperkuat sektor jasa kemaritiman dan mendukung aktivitas kepelabuhanan di Kota Batam, PT Samudera Andalan Nusantara (PT SAN) bersama PT Bias Delta Pratama (PT BIAS DP) meresmikan armada kapal pandu dan kapal tunda baru di Pelabuhan Besi, Sekupang, Batam, Jumat, 6 November 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri pelaku usaha dan pemangku kepentingan industri kemaritiman, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan layanan jasa kepelabuhanan di kawasan strategis Batam.

Direktur PT Bias Delta Pratama, Hery Kafianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kolaborasi antara PT BIAS DP dan PT SAN.

Ia berharap sinergi kedua perusahaan dapat berjalan solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa serta berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan potensi pendapatan daerah.

Sementara itu, Direktur Utama PT SAN, Yahya, SH, menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh pelaku usaha kemaritiman yang telah berkontribusi dalam membangun industri maritim di Kota Batam.

“Atas nama pribadi dan manajemen PT SAN serta PT BIAS DP, kami menyampaikan salam hormat dan takzim kepada seluruh pengusaha kemaritiman di Kota Batam. Kami hadir dengan semangat untuk turut berkontribusi dalam memberikan pelayanan jasa kemaritiman yang berkualitas serta meningkatkan daya saing usaha secara konstruktif dan profesional,” ujar Yahya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran PT SAN dan PT BIAS DP merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kolaborasi yang sehat dengan seluruh pelaku industri kemaritiman.

“Sebagai bagian dari pelaku usaha di industri ini, tentu kami sangat mengharapkan bimbingan, saran, dan masukan dari para senior serta seluruh pemangku kepentingan. Harapan kami, kehadiran ini dapat memperkuat kerja sama dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak,” ungkapnya.

Menurut Yahya, Kota Batam memiliki posisi strategis dalam industri kemaritiman nasional. Aktivitas jasa kepelabuhanan, keagenan kapal, pemanduan, penundaan, serta berbagai layanan pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Oleh karena itu, pertumbuhan sektor tersebut perlu dijaga melalui pelayanan yang maksimal, profesionalisme, peningkatan kompetensi, serta persaingan usaha yang sehat.

Lebih jauh Yahya menjelaskan, kolaborasi PT SAN dan PT BIAS DP diwujudkan melalui penyediaan layanan kapal pandu dan kapal tunda untuk mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan operasional kepelabuhanan di Kota Batam.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, pergerakan kapal di wilayah Batam diperkirakan mencapai kurang lebih 1.500 gerakan per bulan.

Kondisi ini mencerminkan besarnya potensi pasar jasa pemanduan dan penundaan kapal serta peluang pengembangan investasi di sektor kemaritiman.

“Kami melihat potensi industri maritim Batam sangat besar. Karena itu, kami ingin menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut dengan menghadirkan pelayanan yang mengutamakan keselamatan, keandalan armada, profesionalisme, dan kepuasan pengguna jasa,” jelas Yahya.

Ia juga menegaskan bahwa orientasi perusahaan tidak semata-mata pada pengembangan bisnis, tetapi turut mendukung kelancaran aktivitas pelayaran, meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Kota Batam.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Ali, mewakili Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam dan juga selaku Manager Komersial, menyampaikan sambutan positif atas kehadiran PT SAN dan PT BIAS DP dalam mendukung pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal di Kota Batam.

Ia menyampaikan bahwa BP Batam senantiasa mendukung kegiatan usaha yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan serta membuka peluang peningkatan pendapatan BP Batam dalam mendukung pembangunan Kota Batam. ***

 

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *