JAKARTA (KLIKRADAR.COM) — Komjen Pol Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik dalam rangkaian pelantikan dan serah terima jabatan Pejabat Utama Mabes Polri dan Kapolda di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu malam (3/10/2026).
Jabatan baru tersebut sekaligus membawa Herry Heryawan menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau jenderal bintang tiga, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Riau.
Usai pelantikan, Herry Heryawan mengatakan amanah sebagai Kabaharkam Polri merupakan tanggung jawab baru yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, perubahan jabatan tidak mengubah orientasi utama seorang anggota Polri dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Apa pun jabatan dan di mana pun tempat bertugas, orientasinya tetap sama, menjaga keamanan, hadir di tengah masyarakat, serta menjalankan tugas dengan integritas dan penuh tanggung jawab,” kata Herry.
Ia memandang rotasi dan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi serta keberlanjutan organisasi Polri dalam memastikan roda pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat terus berjalan.
Bagi Herry, tugas sebagai Kabaharkam juga menjadi kelanjutan dari pengabdian yang selama ini dijalankannya di berbagai penugasan, termasuk selama memimpin Polda Riau.
“Setiap amanah tentu memiliki tantangan dan tanggung jawab yang berbeda. Namun prinsipnya tetap sama, bagaimana kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Herry juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda Riau, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, akademisi, media, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning.
Ia berharap berbagai kerja baik, kolaborasi, dan semangat menjaga keamanan yang telah dibangun bersama di Riau dapat terus dilanjutkan dan semakin diperkuat.
“Mohon doa agar setiap langkah pengabdian ke depan senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan. Jabatan adalah amanah, dan pada akhirnya yang terpenting adalah bagaimana amanah itu dapat dijalankan sebaik-baiknya untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Herry. ***
