PEKANBARU (Klikradar.com) — DPRD Riau mengapresiasi pelatihan besar dari Menteri Koordinator (Menko) Polkam RI dan berserta Menteri Kehutanan (Menhur) dalam apel kesiapsiagaan dalam mengantisipasi siklus domino 4 tahunan di Provinsi Riau.
Pasalnya, Riau pernah menjadi pengekspor asap ke negara tetangga beberapa tahun lalu.
“Riau pernah sebagai pengekspor asap paling banyak sampai ke Malaysia dan Singapura. Dan itu bagian daripada yang tidak perlu terjadi dan jangan terjadi lagi,” ucap Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri SH MSi, Kamis (05/03/2026).
Edi mengatakan, hadirnya Menko Polkam Djamari Chaniago dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Riau patut menjadi perhatian. Karena ini adalah bagian momentum bersama dalam mewaspadai lingkungan kita bersama masyarakat Riau.
Politisi fraksi Gerindra itu menjelaskan, meski pada prinsipnya secara aturan dan penugasan negara yang tanggung jawab adalah Satgas Karhutla, namun masyarakat adalah bahagian yang terpenting dalam mengantisipasi supaya bencana tidak terjadi di Provinsi Riau. Sehingga bisa berhasil menjaga lingkungan dan ketertiban kita, khususnya di bidang kebakaran hutan dan lain sebagainya.
Sementara bagi perusahaan yang notabene punya areal yang luas tambah Edi Basri, yang berpotensi terjadinya kebakaran, harus melibatkan semua potensi, menggerakkan semua potensi dan melibatkan semua pihak dalam mereka menjaga areal-areal konsesi dan perizinan mereka.
“Ini supaya jangan menjadi pemicu terjadinya kebakaran yang ada di Provinsi Riau. Karena kalau ini terjadi, disamping merugikan perusahaan itu sendiri dan juga akan mencemari lingkungan masyarakat yang ada di sekitar,” pungkasnya.
Seperti dikutip medicenter riau, Pemerintah Provinsi Riau memastikan seluruh persiapan kunjungan Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Menhut Raja Juli Antoni ke Bumi Lancang Kuning telah rampung.
Kunjungan tersebut dijadwalkan pada Kamis, 5 Maret 2026, dengan sejumlah agenda strategis, termasuk apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar rapat finalisasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai rencana.
Rapat tersebut melibatkan berbagai instansi terkait, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga jajaran Forkopimda. =fin
