PEKANBARU — Anggota Panitia khusus (Pansus) DPRD Riau, Sumardany Zirnata ST MSi, menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) Pemajuan Kebudayaan Melayu Riau ke SMAN 6 Pekanbaru Kamis (27/11/2025). Selain dihadiri sejumlah guru, Sosper ini juga disambut antusias oleh sejumlah siswa.
Sosper diawali sambutan Kepala SMAN 6 Pekanbaru, Drs Yon Hendri Y MPd yang memperkenalkan anggota DPRD Riau Sumardany adalah sahabatnya dan adindanya. Ia pun meminta para siswanya agar mendengar pemaparan anggota DPRD Riau dari Fraksi Demokrat tersebut.
Mengawali Sospernya, Sumardany terlebih dahulu menanyakan kepada para siswa tiga elemen penting dalam sistem kenegaraan. Kemudian dijawab oleh para siswa bahwa, eksekutif, legislatif dan yudikatif, seraya memberikan hadiah bagi siswa yang bisa menjawab.
Didepan para siswa SMAN 6 Pekanbaru, Sumardany mengatakan bahwa saat ini salah satu Peraturan daerah (Perda) yang tengah dirancang oleh DPRD Riau adalah, peraturan daerah Pemajuan kebudayaan Melayu Riau.
Ia pun meminta masukan dan saran kepada guru dan siswa SMAN 6 Pekanbaru agar sebelum Perda ini disahkan. Mengenai budaya Melayu Riau imbuh Sumardany, sangat kaya dengan budayanya. “Ada budaya Melayu Kuansing, Melayu Indragiri, Melayu Kampar dan seluruh Melayu se-kabupaten/kota yang ada di Riau,” ujarnya.
Sumardany mengatakan, bahwa budaya Melayu Riau ini bisa menjadi bagian Provinsi Riau. Pasalnya, suatu saat nanti kemungkinan hasil bumi Riau seperti minyak dan minyak sawit, sudah tidak bisa diharapkan.
“Banyak juga negara-negara yang mungkin bertetangga dengan kita mereka jual budayanya untuk menghasilkan devisa. Sehingga dengan menghasilkan pendapatan dan devisa itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut anggota Komisi I DPRD Riau itu, budaya Melayu Riau selalu menjadi identitas bagi kita. Kalau budaya itu bergeser atau luntur, maka identitas kita juga mulai luntur.
“Kenapa saya bilang mungkin luntur, karena untuk mencari kuliner khas Melayu, Riau, di radius, 500 meter dari sini sangat sulit. Tapi coba lihat, seperti di Jawa, di Jogja, di mana kita berdiri ada kulinernya semua,” ucapnya.
Sumardany pun berpesan agar SMAN 6 Pekanbaru dapat menjadi pelopor dalam kebudayaan Melayu Riau jika nanti aturannya sudah ada. Selain itu diharapkan dapat menggalakkan sanggar-sanggar di sekolah maupun di luar sekolah =fin
