PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Salah satu panti asuhan yang kini berdomisi di Pekanbaru adalah, Panti Asuhan Amuri.
Panti yang berada di Jalan Matahari Gang Mata Air kelurahan Palas kecamatan Rumbai ini dihuni oleh 68 anak asuh.
Saat disambangi, Selasa (03/11/2026), penanggungjawab harian Panti Asuhan Amuri, Murni Buulolo mengungkapkan sebelum pindah ke Palas tahun 2025 lalu panti yang ia asuh itu berdomisili di Kelurahan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki.
Murni menceritakan, untuk kebutuhan sehari-hari pihaknya hanya bisa berharap dari donatur dan Dinas Sosial Kota Pekanbaru, tidak ada usaha lain. Meski demikian, semua anak asuhnya bersekolah bahkan ada yang kuliah.
Sementara saat ditanya suka dukanya dalam mengurus anak panti, Murni mengatakan sama dengan mendidik anak sendiri. Ada yang penurut dan ada juga yang pembangkang, ucapnya.
“Banyak sih, sebenarnya untuk mendidik anak panti sama seperti kita mengurus anak kita sendiri. Pasti ada anak penurut dan ada juga yang membangkang, ada yang melawan, seperti itu. Kalau masalah duka lebih karena masalah biaya,” ucap ibu separoh baya tersebut.
Kalau sukanya imbuh Murni, pihaknya punya kepuasan tersendiri. Karena bisa membantu orang, bisa mengasuh begitu banyak anak, bisa menuntut anak yang tadinya bandel keluar supaya bisa jadi anak yang baik. Sehingga anak yang tadinya tidak mengenal Tuhan, jadi mengenal Tuhan, ujarnya.
“Lebih banyak sukanya kita punya kepuasan tersendiri yang tadinya anak itu enggak bisa membaca, enggak sekolah, jadi bisa bersekolah,” ucapnya.
Selama berdomisili di Palas ucap Murni, pihaknya mengaku aman-aman saja. Terkecuali selama pembangunan panti, pihaknya pernah kemalingan besi 120 batang.
Ia mengakui, sejauh ini memang ada yang mencoba-coba masuk ke lingkungan panti. Namun, untuk mengantisipasinya pihaknya sudah memasang CCTV.
Ia pun berharap pemerintah khususnya Dinas Sosial bisa berkontribusi untuk anak-anak asuhnya, tidak harus dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk kepedulian, kenyamanan, keamanan, tukasnya.
Dikonfirmasi terpisah, pengurus panti asuhan Amuri lainnya, Azaili Harita mengungkapkan bahwa dari 68 anak panti 3 di antaranya berasal dari etnis Batak. Selebihnya dari etnis Nias dan beragama Kristen, pungkasnya. =fin
