Ibu rumah tangga itu, diduga tewas akibat dipukul menggunakan benda tumpul sejenis balok kayu oleh pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

Peristiwa tragis itu terekam jelas dalam kamera CCTv dan videonya kini beredar luas di media sosial (Medsos).

Dalam rekaman CCTv tersebut, terlihat dua wanita dan dua pria masuk ke bagian depan rumah. Keempatnya menggunakan mobil minibus dan memarkirkannya di pinggir jalan.

Dua wanita yang tak asing lagi bagi keluarga korban, kemudian masuk ke dalam rumah dan sempat berbincang bincang di ruang tamu.

Sekitar pukul 10.30 WIB, seorang pria bertopi masuk sambil membawa kayu balok.

Tanpa banyak bicara, pria itu langsung memukul korban di bagian kepala hingga leher.
Korban yang saat itu sedang duduk langsung terkapar dipukul. Pelaku, bahkan sempat melihat ke arah kamera CCTv sebelum akhirnya merusak perangkat CCTv yang ada dalam rumah.

Beberapa menit kemudian, seorang pria lain datang menggunakan sepeda motor, namun tak lama pergi meninggalkan lokasi.

Dari rekaman CCTv lainnya, para pelaku terlihat keluar dari rumah sekitar pukul 11.14 WIB sambil membawa sejumlah tas, diduga berisi barang berharga milik korban.

Dalam rekaman CCTv, lima orang terlihat jelas dalam aksi tersebut, terdiri dari tiga pria dan dua wanita.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Dodi Vivino, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan pihak kepolisian telah mengamankan satu orang untuk dimintai keterangan.

“Sesuai video yang beredar. Ada satu orang sudah diamankan,” ujar Dodi, singkat, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, orang yang diamankan diketahui merupakan anak kandung korban berinisial A, yang sempat datang ke lokasi saat kejadian menggunakan sepeda motor.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui bahwa ibunya telah dibunuh. “Dia datang tapi tidak masuk rumah. Diduga sempat dibujuk salah satu pelaku untuk pergi. Saat ini masih kita dalami keterangannya,” jelas Dodi.

Polisi juga mengungkap bahwa salah satu wanita yang datang lebih dulu ke rumah korban merupakan mantan menantu korban.

“Itu yang memakai celana kuning, mantan menantu korban. Dia sempat bersalaman dengan korban sebelum kejadian,” tambahnya.

Saat ini, polisi masih memburu pelaku lainnya serta mendalami motif dan peran masing-masing dalam kasus tersebut.

Dugaan sementara, aksi pembunuhan tersebut dilakukan untuk menguasai harta milik korban.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang.

Hal itu juga terlihat dalam rekaman CCTv saat pelaku keluar membawa tas ransel dan tas jinjing.

Sebelumnya, korban ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Rabu (29/4/2026) siang.

Sebelum kejadian, korban sempat diajak suaminya untuk membayar pajak kendaraan, namun memilih tetap tinggal di rumah.

Saat itulah para pelaku datang dan melakukan aksi keji yang berujung pada hilangnya nyawa korban.

“Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh pelaku dan jaringan di balik kasus pembunuhan itu,” tutupnya. ***