PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Keberhasilan Polda Riau menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat penampungan solar ilegal di Jalan Pancasila, Desa Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2026) malam, mendapat apresiasi dan dukungan dari DPRD Riau.
“Iya, apresiasi dan dukungan serta ucapan terima kasih kepada pak Kapolda Irjen Pol Arman Achdiat, SIK, MSi yang langsung action mendengarkan keluhan masyarakat tentang antrean BBM terkhusus bio solar,” ucap anggota Komisi I DPRD Riau Ayat Cahyadi, Rabu (21/10/2026).
Menurut Ayat, dengan melakukan penggerebekan ini tentu satu tindakan kongkrit guna menjawab karena keresahan masyarakat selama ini. Sehingga tidak ada lagi oknum-oknum yang menimbun, mengoplos, mempermainkan harga BBM subsidi ini khususnya solar.
Ketua fraksi PKS DPRD Riau itu mengatakan, tergiurnya oknum-oknum penampung solar bersubsidi ini akibat timpangnya harga pertalite dengan solar, khususnya solar indusri.
“Jadi ini menjadi daya tarik bagi oknum-oknum yang tergiur dengan itu. Makanya ini dukungan dan apresiasi agar terus melakukan penertiban BBM ilegal sehingga tak ada lagi antrean di SPBU,” katanya.
Ayat mengatakan, saat rapat Banggar DPRD Riau pihaknya sempat mempertanyakan Pemprov Riau melalui Dinas ESDM terkait masalah BBM tersebut.
Namun jawaban Dinas ESDM mengatakan pasokan BBM cukup. “Kalau pasokan cukup berarti ada sesuatu, di antaranya penimbunan itu,” ujarnya.
Terkait dugaan oknum yang berada di balik penimbunan BBM ilegal itu, anggota Komisi I DPRD Riau itu mengatakan, Kapolda sudah turun langsung. “Nanti akan ada saatnya, mudah-mudahan terungkap,” pungkasnya.
Seperti dikutip LiputanOke.com, Tim Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menggerebek gudang yang diduga menjadi lokasi penampungan solar ilegal.
Penggerebekan dilakukan di Jalan Pancasila, Desa Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2026) malam.
Saat penggerebekan, petugas sempat mendapat perlawanan berupa penghalangan dari sejumlah warga sekitar.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, membenarkan adanya operasi tersebut.
“Anggota masih di lokasi,” kata Ade melalui pesan singkat kepada awak media, Selasa malam. =fin
