DPRD Riau Akan Surati Gubernur Terkait Pembentukan Satgas Pemberantasan Mafia BBM

3 Menit Membaca
Suasana rapat Komisi IV DPRD Riau di ruang Medium, Rabu (23/09/2026).

PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Sesuai usulan LLMB, GEMA dan GMKR, DPRD Riau sepakat membentuk Satgas mafia BBM sesegera mungkin.

Pasalnya, kelangkaan BBM jenis solar akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat khususnya bus dan truk di sejumlah SPBU di Riau.

“Alhamdulillah pimpinan DPRD Riau pak Parisman Ikhwan menyampaikan bahwa secepat mungkin akan disuratin Plt Gubernur Riau dan Dinas terkait untuk pembentukan Satgas itu. Tentu nanti melibatkan diskusi dengan Forkompinda dan lain-lain dan Dinas terkait,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Riau, Ma,mun Solihin MA usai memimpin rapat, Rabu (23/09/2026).

Menurutnya, semakin cepat pembentukan Satgas mafia BBM ini semakin bagus. Pasalnya, kelangkaan BBM subsidi ini sangat terasa. Karena kalau berjalan sendiri-sendiri, tidak akan selesai.

Menurut politisi PDIP itu, kelangkaan BBM jenis solar ini karena disparitas harga solar subsidi dengan dekstrat ini terlalu jauh. Sehingga para pemilik mobil yang bagus-bagus cenderung menggunakan yang dari dekstrat ke solar. Terlebih saat ini sudah ada teknologi yang bisa merubah kendaraan mewah meminum biosolar, ucapnya.

“Tapi yang kita heranin, mengapa kok mobil-mobil bagus lolos di barcode-nya juga? Makanya tadi kita sampaikan harus ada kesepahaman bersama. Ketika SBPU mengisi itu juga harus ada regulasi yang jelas. Tanpa barcode nggak bisa. Tapi kan kita lihat sendiri, tanpa barcode itu masih bisa juga,” ucapnya.

Lebih jauh terang Solihin, saat ini banyak mobil yang sebenarnya tidak layak operasi tapi dia mencari solar hanya untuk melangsir BBM untuk kemudian diperjual belikan. Terlebih karena Riau daerah industri dengan pabrik-pabrik yang banyak, mesin-mesin banyak, alat berat banyak. Ia pun menduga bahwa rata-rata mereka mengisi dengan biosolar.

Solihin pun tak menampik jika informasi dari bawah bahwa, mafia BBM ini di-backing oleh oknum aparat dan lain sebagainya. Sehingga pada rapat yang digelar hari ini, Komisi IV DPRD Riau sengaja mengundang Polda dan Kodam.

Ia pun menekankan bahwa, kelangkaan BBM sebagaimana disampaikan LLMB, GEMA dan GMKR bukan karena kuota. Untuk lebih jelasnya ketika Satgas sudah terbentuk, ia yakin pasti ketemu penyebab kelangkaan BBM tersebut.

“Teman-teman yang lain tadi menyebut tidak perlu penambahan kuota, sudah cukup sebetulnya. Semakin ditambah, semakin gemuklah permainan itu. Kalau ada Satgas, saya kira akan ketemu juga nanti. Tidak ditambah pun bisa teratasi,” tukasnya. =fin

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *