SIAKHULU (KLIKRADAR.COM) — Guna mendukung program Asta Cita yang digaungkan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, berupa ketahanan pangan, Koperasi Produsen Kelapa Sawit Makmur (Koppsa-M) berkolaborasi dengan Polres Kampar, Riau, melakukan penanaman jagung pipil perdana seluas 10 hektar.
Penanaman jagung berlokasi di areal perkebunan sawit Koppsa M, Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siakhulu, Kampar, Sabtu (8/5/2026).
Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Kampar AKBP Bobi Putra Ramadan Sebayang, beserta jajaran, Camat Siak Hulu Irwansyah SSTP, Kapolsek Siak Hulu Kompol Deni, Danramil Siak Hulu Kapten Dedi, Wakil Ketua DPRD Kampar Iib Nursaleh, Ketua Koppsa M Nusirwan serta ninik mamak, pemuka masyarakat dan ratusan warga Desa Pangkalan Baru.
Dalam sambutannya, Kapolres Kampar mengatakan program ketahanan pangan yang dikerjakan merupakan instrsuksi dari Kapolda Riau.
Dikatakan, Kabupaten Kampar selalu mendapat prioritas dan prestasi dalam program Ketahana Pangan.
“Kabupaten Kampar mendapat peringkat tiga besar dalam menjalankan program ketahanan pangan. Dan selalu mendapat prioritas untuk dikunjungi Kapolda Riau karena berbatasan langsung dengan Pekanbaru dan didukung oleh potensi dan luas lahan yang ada,” ujarnya.
Dalam menjalankan program ketahanan pangan, lanjutnya, Polres Kampar selalu berkoordinasii dengan stake holder untuk mencari solusi setiap kendala yang ada.
“Proses penanaman dan perawatan harus dilakukan dan diawasi dengan baik agar hasil yang dicapai maksimal mencapai 80 ton per Ha. Untuk itu kerjasama dengan stake holder seperti PPL perlu diintensifkan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Siak Hulu Irwansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Koppsa M yang terlibat aktif dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat.
Diharapkan penanaman jagung seluas 10 Ha ini dapat memberikan hasil yang maksimal. “Saya meminta penanaman jagung seluas 10 Ha dilaksanakan dengan baik dan berkejasama dengan PPL sehingga dapat dilakukan perawatan dan pengelolaan secara maksimal,” katanya.
Ia juga mengatakan bahwa Kecamatan Siak Hulu yang terdiri dari 13 desa telah menyediakan lahan untuk program ketahanan pangan ini di setiap desa.
“Saya mengharapkan bahwa penanaman jagung seluas 10 Ha ini tidak merupakan kegiatan seremonial saja tetapi dapat memberikan hasil yang baik karena setiap hektar jagung yang ditanam berpotensi menghasilkan jagung 8 ton,’’ ujarnya.
Ketua Kopsa M, Nusirwan, dalam sambutannya mengatakan penanaman jagung seluas 8 Ha di areal kebun sawit Kopsa M yang direplanting merupakan bentuk kolaborasi dan harmonisasi dengan jajaran Polres Kampar dan TNI.
Saat ini, kata Iwan,ada sekitar 500 Ha lahan Koppsa M yang tidak lagi produktif dan akan dilakukan replanting secara bertahap.
Penanaman jagung di lahan sawit, untuk mengoptimalkan lahan yang ada untuk mendukung program ketahanan pangan.
Kerjasama dengan Polres Kampar dan TNI diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung program pemerintah,ujarnya.
Tanaman jagung kata Iwan dapat dipenen setiap 4 bulan sekali. Luasan tanaman jagung yang ditanam juga akan ditingkatkan secara bertahap.
“Penaman jagung ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, disamping ikut terlibat aktif dalam mendukung program pemerintah,” pungkasnya. ***
