Kunjungi DPRD Riau, Ini Paparan Kasubbag Humas Setwan DPRD Riau ke FWP-SB

4 Menit Membaca

PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Forum Wartawan Parlemen Sumatera Barat (FWP-SB) melakukan study banding ke Gedung DPRD Riau. Mereka disambut oleh Kasubbag Humas, Tedy Kurniawan dan Wartawan Parlemen Riau (WPR) yang dipimpin oleh Edy Gustien di ruang Medium DPRD Riau, Rabu (22/04/2026).

Dalam paparannya, Kasubbag Humas Setwan DPRD Riau Tedy Kurniawan mengatakan bahwa, untuk mitra kerja di lingkungan DPRD Riau ada sekitar 60 media online, 30 media cetak dan 1 TV. Adapun kerjasama tersebut meliputi galeri, iklan dan advetorial.

Sementara itu, ketua FWP-SB, Novrianto mengatakan bahwa pertemuan dengan WPR Riau hari ini merupakan kedua kali
Dimana saat itu WPR dibawah kepemimpinan Edy Gustien melakukan kunjungan yang sama pada Januari 2023 lalu.

Didepan puluhan wartawan, Novrianto yang biasa disapa Ucok itu memuji WPR yang dinilai mandiri.

“Hebatnya Wartawan Parlemen Riau ini mandiri dan disponsori oleh tiga lembaga, termasuk Pertamina,” ucapnya yang disambut tepuk tangan oleh kedua forum wartawan.

Ucok pun yakin melalui Kasubbag Humas Setwan DPRD Riau ini, juga akan mendapat dana pokirnya anggota Dewan yang dititip ke Sekretariat untuk selanjutnya dikerjasamakan dengan WPR,” ucap Ketua FWP-SB yang sudah menjabat sejak tahun 2001 tersebut.

“Artinya dari 2023 saja waktu itu pembentukannya sekitar 2022 sampai sekarang kan sudah 4 tahun. Badan hukumnya sudah ada Ketua, tolong dibuat badan hukumnya Ketua,” tambah Ucok berpesan.

Wartawan UKW Utama di FWP-SB itu kemudian memperkenalkan seluruh anggotanya mulai dari media cetak, media online, hingga mantan wartawan TV nasional.

Lebih jauh jelas Ucok, Sumbar tidak sebanyak duit Riau. Ia mengatakan FWP-SB berupaya memotivasi Setwan DPRD melalui Sekretariat terkait pokir DPRD. Pasalnya, penggunaan pokir tersebut melalui Sekretariat sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau bisa dibantu seperti itu sehingga kita bisa berjalan dengan baik. Lalu, tadi pak Kasubbag bilang kita tukar pendapat, ya. Tapi untuk saat ini kami tak bisa tukar pendapatan pak,” ucap Ucok sambil tersenyum didepan Kasubbag Humas Setwan DPRD Riau.

Ia menegaskan bahwa wartawan cuma dapat ketawa saat ini. Begitu keluar dari ruangan ini, mengangkat bibir saja susah. Karena dia berpikir, apa yang kami bawa, ujarnya.

Kepada Kasubbag Humas Setwan DPRD Riau, Ucok berharap agar teman-temannya WPR bisa bersama-sama untuk memajukan DPRD Riau. Sehingga WPR juga siap pasang badan kalau terjadi sesuatu.

“Tetapi tolong dong kasih tamengnya. Kan ngak mungkin tanpa tameng dia mati nanti. Kasih tamengnya mereka siap nanti pasang badan apapun terhadap DPRD,” tukasnya.

Menyikapi hal itu, Tedy Kurniawan mengatakan, meski sambutannya terkesan bercanda, tapi banyak masukan yang bisa diambil.

Untuk diketahui kata Tedy, kemarin di pembahasan tahun lalu, pihaknya sudah mengusulkan untuk studi banding WPR. Akan tetapi karena adanya efisiensi, maka dicoret.

“Memang sudah pernah kita usulkan tahun kemarin, itu seharusnya dimasukkan pada tahun ini. Dan pernah sempat berdiskusi dengan wacana itu ternyata dengan kondisi APBD kami di Riau, itu sempat berhenti jadinya,” ujarnya.

Sekadar informasi kata Tedy, anggaran publikasi dari tahun ke tahun terus menurun. Pada periode dewan yang lalu angka publikasi mencapai Rp15 miliar, sekarang tinggal Rp7 miliar.

“Jadi artinya itu kami jauh berkurang untuk komunikasi. Dan untuk yang sudah kami usulkan, kemarin itu karena efisiensi itu dicoret. Insya Allah ke depan kita akan komunikasi lagi dengan Dewan, dan juga mungkin teman-teman dari Mitra juga bisa sharing ke dewan juga nanti, pungkasnya. =fin

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *