PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Masalah bonus atlet Riau yang masih belum dicairkan sebagaimana terungkap dalam rapat Komisi V DPRD Riau, Selasa (14/04/2026) mendapat tanggapan serius dari Sekdaprov Riau Syahrial Abdi.
“Prinsipnya komitmen kita mendukung olahraga itu sudah kita anggarkan. Hanya sekarang cash flow kita masih terganggu karena memang di per triwulan pertama kemarin kita minus,” ucap Syahrial saat disebut bahwa bonus tersebut sudah dianggarkan pada APBD Murni, usai rapat finalisasi dengan Pansus LKPJ DPRD Riau.
Ia mengatakan, terkendalanya bonus tersebut karena ada kewajiban yang merupakan mandatori kemarin, seperti pembayaran THR yang semulanya tidak dibebankan. Tapi kemarin harus dibayarkan sebelum hari raya.
“Jadi itu yang membuat kas ini kita tegang. Mudah-mudahan intinya pendapatan kita bagus, dapat maksimal, insya Allah beberapa kegiatan nanti kita bisa,” ujarnya.
Saat didesak kapan pembayaran bonus tersebut direalisasikan, Syahrisl mengatakan menunggu pendapatan kita.
Seperti diketahui, dalam rapat Komisi V DPRD Riau yang dipimpin oleh Indra Gunawan Eet bersama Kadispora Riau, H Yurnalis S.Sos terungkap bahwa bonus atlet Riau sudah dianggarkan dalam APBD Murni tahun 2025.
“Tadi kita bicarakan soal masalah bonus. Yang ada masih sekitar 28 miliar lagi, baik Peparnas maupun atlet PON sekitar 13 miliar. Dari penjelasan tadi sudah teranggarkan di APBD Murni. Tapi Kadispora belum bisa menjawab kapan direalisasikan,” ucap Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Robin Hutagalung SH usai rapat, Selasa (14/04/2026).
Robin mengatakan, dari rapat tersebut Komisi V DPRD Riau meminta Kadispora Riau agar berbicara kepada Sekda maupun Gubernur Riau supaya masalah bonus tersebut dapat terealisasi.
“Kebetulan hari ini ada Pansus LKPJ, pihaknya berjanji akan membicarakan hal tersebut ke Sekda,” kata Robin. =fin
