Penimbunan SMAN 3 Kemuning Diduga Tak Sesuai RAB, Komite Minta APH Turun Cek Lokasi

2 Menit Membaca

KEMUNING (KLIKRADAR.COM) — Ketua Komite SMAN 3 Desa Limau Manis, Kecamatan Kemuning, Muslim, meminta Aparat Penegak Hukum turun ke lapangan untuk mengaudit proyek pembangunan swakelola gedung sekolah yang diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Proyek senilai Rp4,322 miliar itu bersumber dari APBN 2025. Penegasan itu disampaikan Muslim, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, dari pantauan di lapangan, pekerjaan penimbunan sudah menyimpang dari yang direncanakan.

“Saya berharap APH harus turun ke lapangan. Silakan dikroscek hasilnya, apakah sudah sesuai atau tidak dengan RAB yang ada,” tegas Muslim.

Selain penimbunan, Muslim juga menyoroti pekerjaan pondasi yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Ia menilai penggunaan material seperti campuran semen dan kayu juga diduga tidak sesuai standar.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan SMAN 3 Kemuning memiliki nilai anggaran Rp4.322.000.000 dari APBN Tahun Anggaran 2025.

Cakupannya meliputi ruang kelas, laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan, ruang kesehatan, ruang ibadah, kantin, serta paket sanitasi dan utilitas.

Untuk pekerjaan timbunan tanah merah, Muslim menduga ada ketidaksesuaian volume. “Proyek ini diduga bermasalah dan tidak sesuai spesifikasi,” katanya.

Ia meminta APH, termasuk KPK, melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan pembangunan sudah sesuai spesifikasi teknis dan dokumen kontrak.

Tim redaksi telah berupaya mengonfirmasi ke Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui WhatsApp.

“Memang benar untuk masalah penimbunan SMAN 3 Kemuning terjadi masalah salah hitung. Sebab jika melihat RAB hanya 530 kubik, namun faktanya sudah dilakukan penimbunan sekitar 1300 kubik, tapi masih belum rampung juga. Oleh karena itu akan kita usulkan kembali di tahun depan semoga terealisasi,” ujarnya.

Muslim berharap pemeriksaan segera dilakukan agar tidak ada kerugian negara dan kualitas bangunan sekolah bisa terjamin untuk siswa. ***

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *