FSPMI Gelar Aksi Unras di Gedung DPRD Riau, Ini Tuntutannya

2 Menit Membaca
Massa FSPMI saat unjuk rasa di depan pintu gerbang masuk DPRD Riau, Kamis (01/10/2026).

PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Dewan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Riau menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan Gedung DPRD Riau, Kamis (01/10/2026).

Dalam aksinya mereka menyampaikan 3 tuntutan. Yakni, pengesahan UU Perlindungan Tenaga kerja dan Revisi Permennaker Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perusahaan Outsourcing.

“​Hari ini kami harus mendapatkan rekomendasi dari DPRD Provinsi Riau ditujukan kepada DPR RI agar segera mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan,” ucap orator aksi yang disambut gemuruh oleh segenap peserta aksi.

Dalam orasinya, FSPMI juga mendesak pemerintah agar ​menetapkan UMP 2027 sebesar 7,5% sampai 9%. Alasannya, gaji yan ditetapkan oleh perusahaan dan aturan pemerintah dianggap tidak berpihak kepada mereka.

​”Kebutuhan anak dan istri kami tidak mencukupi dengan UMP yang ada sekarang. Masih terutang kami. Makanya kami meminta 5, 7,5% sampai 9%,” teriak orator didepan puluhan polisi yang berjaga di depan gerbang pintu masuk DPRD Riau.

Selain itu FSPMI juga mendesak Disnaker Provinsi Riau dan jajarannya agar serius menangani permasalahan buruh perkebunan kelapa sawit se-Provinsi Riau.

“Nah, ini yang paling kejam lagi bahasannya kawan-kawan semua. Mungkin Bapak-bapak kita DPRD sana dia tak tahu. ​Jadi di sini saya sampaikan, perkebunan terluas seluruh Indonesia adalah di Riau! Ingat itu! Kalau tidak percaya, cari datanya. Saya akan bertanggung jawab tentang itu,” ucap dia lantang.

Mereka menilai, pemerintah dan instansi terkait tidak peduli dengan susahnya buruh perkebunan di Riau ini, khususnya kelapa sawit.

“Boleh bapak-bapak DPRD langsung turun ke lapangan seperti apa kehidupan mereka di sana. Seperti apa rumah yang mereka tinggalkan, seperti apa kerjaan yang mereka lakukan! Upah semena-mena! Dan juga hak-hak kesehatan, pendidikan tidak terjamin semuanya,” pungkas orator FSPMI Riau.

Sementara hingga pukul 11.00 WIB tak satupun anggota dewan yang terlihat masuk kantor dan menemui massa yang berunjuk rasa.

Massa FSPMI pun berjanji akan terus berorasi bahkan siap menginap di Gedung DPRD Riau. =fin

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *