PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Sebanyak 17 fasilitas olahraga PON Riau yang merupakan aset daerah hanya mampu menghasilkan PAD senilai Rp858 juta tahun 2026. Kondisi ini dinilai belum optimal. Untuk itu tahun 2027 diharapkan dapat memberikan retribusi Rp1 miliar.
“Maka untuk tahun depan Gelanggang Olahraga (GOR) Tribuana dan Gelanggang Olahraga Remaja plus asrama remaja di belakang Tribuana kita targetkan bisa memberikan retribusi Rp1 miliar,” ucap Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri SH MSi, Senin (26/10/2026).
Sementara saat ditanya meengenai Stadion Utama, dijawab Edi masih dievaluasi. Karena bisa lebih besar dari dua GOR tersebut.
Ia mengaku, Komisi III DPRD Riau sudah memanggil Kabid Dispora Riau untuk membuat perencanaan. Karena kemungkinan ada sedikit anggaran untuk renovasi yang bocor, AC, kemudian baru dioperasikan.
”Saya punya target bahkan kalau bisa Gelanggang Remaja dengan Tribuana ini, bisa masing-masing memberikan kontribusi Rp500 juta pertahun. Jadi dua unit saja Rp1 miliar nih, kan lumayan tuh.
Kita tingkatkan terus tuh, hingga bisa memberikan kontribusi sampai Rp10 miliar per tahun,” tukas dia.
Saat ditanya bahwa dari 17 aset daerah tersebut cuma 7 aset yang berpotensi menghasilkan retribusi, dijawab Edi bahwa itu pun belum maksimal, tandasnya. =fin
