PANGKALANKERINCI (Klikradar.com)–Seorang pria bernama Paulo Freitas, pria lajang berusia 50 tahun, ditemukan tewas di dalam kamar kos Artomoro, kawasan Perumahan BLP Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Mayat pensiunan karyawan salah satu perusahaan swasta di Kota Pangkalan Kerinci, asal Timor Leste itu, ditemukan dalam kondisi sudah mengeluarkan aroma tak sedap, setelah kondisi tubuhnya membengkak.

Pertama kali yang menemukan
korban adalah salaj seorang cleaning service bernama Muzaroh, yang saat itu sedang melakukan pembersihan di kos-kosan berlantai dua tersebut.

Sebelumnya salah satu penghuni kamar kos, yang enggan menyebutkan jati dirinya mengatakan kalau korban tidak kunjung keluar dan hanya tidur-tiduran di dalam kamarnya.

Merasa curiga, Muzaroh mencoba mengintip dari balik jendela. Alangkah kagetnya saat ia melihat korban sudah terbaring dengan posisi mencurigakan di atas tempat tidur.

Selanjutnya Muzaroh memberitahukan pemilik kos, bahwa penghuni kamar No 14 sudah meninggal dunia.

Kemudian saksi mata menghubungi pihak kepolisian melalui Call Center 110 Polres Pelalawan.

Mendapat laporan ada penemuan mayat, personel Polres Pelalawan bersama Polsek Pangkalan Kerinci, segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, polisi melakukan olah TKP, dan memeriksa kondisi mayat yang sudah mengeluarkan bau tak sedap, serta di sampingnya ada handphone yang masih memutar musik selama 3 hari dengan kondisi di carger.

Kondisi mayat dalam posisi terbaring sambil memegang patung rosario dengan mata terbuka.

Polisi juga menemukan obat-obatan di dalam kamar yang diperkirakan korban telah tewas selama dua hari.

Selanjutnya mayat dievakuasi ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Berdasarkan keterangan rekan korban, Aris Suseno, bahwa selama ini korban cukup aktif berkomunikasi dan tidak memiliki keluarga, baik di kampung maupun di Pangkalan Kerinci.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK dikonfirmasi melalui Kasi Humas Iptu Thomas Bernandes Siahaan SSos, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Korban masih lajang tinggal sendiri di kos-kosan. Diduga meninggal dikarenakan sakit diabetes. Kini mayatnya masih dititip di kamar mayat RSUD Selasih,” pungkas Kasi Humas. ***