Wakapolda Riau Tinjau Langsung Jembatan Putus ke SDN 18 Semulut

3 Menit Membaca
MERANTI (Klikradar.com) —Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, SIK, MH, turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan di SDN 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (18/1/2026) pagi.  Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, khususnya fasilitas vital yang menunjang akses pendidikan dan mobilitas masyarakat.

Wakapolda Riau hadir bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, di antaranya Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Dr. Ino Harianto, SIK, MM, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, SIK, personel Bid Humas Brigadir Jumaidi Rahman, SH, serta tim teknis Polda Riau, Saipul dan Yusuf.

Rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, beserta jajaran PJU Polres Kepulauan Meranti.

Turut hadir unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti Tunjiarto, MPd, Kepala Dinas PUPR Rahmat Kurnia, ST, Camat Tebing Tinggi Juwita Ratna Sari, S.Farm., Apt, serta Kepala Desa Banglas Barat Aznawi Nazar, S.IP.

Setibanya di Pelabuhan Semulut, rombongan langsung menuju lokasi jembatan rusak di lingkungan SDN 18 Semulut.

Di lokasi, Kapolsek Tebing Tinggi AKP JA. Lubis, SH, MH, memaparkan kondisi jembatan sebelum dan sesudah mengalami kerusakan, termasuk dampak serius yang dirasakan masyarakat dan pihak sekolah.

Wakapolda Riau bersama jajaran kemudian melakukan peninjauan dan pemeriksaan langsung terhadap struktur jembatan yang mengalami kerusakan parah, sekaligus melaksanakan asesmen teknis awal sebagai bahan perencanaan pembangunan dan perbaikan.

Dalam keterangannya, Brigjen Pol Hengki menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata keterlibatan Polri dalam mendukung pembangunan nasional.

“Polri hadir memastikan sinergi lintas sektor berjalan dengan baik. Ini bagian dari dukungan terhadap Program Jembatan Merah Putih Presisi serta kebijakan pemerintah pusat dalam pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Secara geografis, Dusun Semulut merupakan wilayah terpencil dengan keterbatasan akses transportasi darat maupun laut.

Kerusakan jembatan selama ini berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar siswa SDN 18 Semulut serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Dengan rencana pembangunan jembatan baru, diharapkan keterisolasian wilayah dapat teratasi, akses pendidikan semakin lancar, serta kesejahteraan masyarakat meningkat.

Sekitar pukul 09.45 WIB, rombongan Wakapolda Riau meninggalkan lokasi peninjauan dan bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang untuk selanjutnya kembali ke Pekanbaru. ***

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *