Waduk PLTA Koto Panjang Dibuka 50 Cm, BPBD Riau Imbau Warga Tetap Waspada

2 Menit Membaca
Pintu waduk PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, resmi dibuka untuk mengurangi pelimpahan debet air.

KAMPAR — Pintu air di PLTA Koto Panjang, Kampar, dibuka akibat curah hujan yang cukup tinggi. Masyarakat hingga pemilik tambak ikan di sepanjang aliran Sungai Kampar, diminta siaga.

“Pintu waduk PLTA Koto Panjang, sudah dibuka. Pembukaan dilakukan dua pintu, tentu kondisi air Sungai Kampar juga akan naik,” kata Kepala BPBD Riau Edy Afrizal, Selasa (30/12/2025).

Pembukaan pintu waduk PLTA dipastikan akan membuat debit air meningkat. Apalagi, Sungai Kampar juga statusnya naik karena curah hujan tinggi dalam 2 hari terakhir.

“Makanya dengan pembukaan pintu di PLTA ini pasti berdampak pada pemukiman masyarakat yang ada di sepanjang aliran Sungai Kampar,” kata Edy.

Sebagai antisipasi, BPBD Riau telah berkoordinasi dengan Pemkab Kampar, Pemkab Pelalawan dan stakeholder terkait agar melakukan sosialisasi, menyiapkan jalur evakuasi, menyediakan tempat pengungsian, pendirian dapur umum untuk masyarakat terdampak.

“Termasuk juga mensiagakan personel, peralatan, logistik dan meningkatkan kewaspadaan. Kami juga menghimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk selalu mengikuti perkembangan informasi kenaikan permukaan air Sungai Kampar dan melakukan langkah-langkah antisipasi jika terjadi banjir,” kata Edy.

Selain itu, Edy meminta dilakukan evakuasi kelompok rentan atau lansia. Termasuk menyelamatkan barang berharga, dokumen penting dan mengawasi anak-anak balita. Termasuk mengamankan karamba dan segera mengungsi jika keadaan sudah tidak memungkinkan.

Khusus di wilayah Pelalawan, air diprediksi tiba pada 4-5 hari setelah pintu waduk hari ini dibuka. Untuk itu, masyarakat yang bermukim di aliran Sungai Kampar diminta bersiap.

“Jadi setelah dibuka hari ini, 4-5 hari akan sampai ke Pelalawan. Nah, di Pelalawan ini sepanjang air tidak pasang besar harusnya aman. Tetapi kalau air pasang berdampak dan lama surutnya. Makanya masyarakat yang di sepanjang aliran bersiap, tambak atau keramba untuk segera diamankan ya,” kata Edy mengimbau. ***

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *