PEKANBARU — Ketua Umum Pengprov PTMSI Riau Robin P Hutagalung SH mengatakan seharusnya prestasi atlet Riau, tidak boleh keluar dari 7 besar di Pekan Olahraga Nasional (PON). Hal ini yang mestinya dilakukan ketua dan pengurus KONI Riau, smart yang punya konsep dalam olahraga.
“Yang pasti beliau ini (Edi Basri, red) memiliki venue bulutangkis. Saya pikir bisa dichek seluruh pegiat-pegiat olahraga, enggak seberapa orang yang punya venue,” ucap Robin pada konferensi pers deklarasi majunya Edi Basri dikepemimpinan KONI Riau Maret 2026 mendatang, Selasa (25/11/2025).
Robin mengatakan, majunya Edi Basri pada suksesi KONI akhir Maret 2026 mendatang adalah pengabidian. Terlebih kondisi keuangan Riau, kalau KONI hanya mengandalkan dana dari APBD, itu tidak bisa berprestasi.
Kecuali kalau ketua dan pengurus lainnya bersedia mengorbankan dirinya untuk olahraga, ujarnya.”Dalam kondisi sulit begini, kita masih punya cita-cita di dalam tujuh besar tadi. Tadi pak Edi bilang ke saya, tujuh besar harus kita raih di 2028. Itu yang kita semangat untuk mendukung Pak Edi,” tukas Robin.
Lebih jauh jelas Robin, majunya Edi Basri sebagai calon Ketua Umum KONI Riau sudah didukung oleh partai dan Fraksi Gerindra DPRD Riau, dan dukungan DPRD Riau sekitar 7 orang diluar Fraksi Gerindra.
Selain itu, Edi Basri juga sudah menghadap ke Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Dan oleh Gubri mengatakan bahwa yang maju ini semua teman-teman kita semua, ujar Robin.
Sementara itu Edi Basri mengaku, dirinya pernah diskusi kepada Wakil Menpora, Taufik Hidayat untuk membantu atlet Riau. Dan saat itu Taufik Hidayat balik mempertanyakan Edi dimana atletnya. “Berarti kita kekurangan atlet untuk diunggulkan di tingkat nasional,” ujarnya.
Maka kata Edi, salah satu diantara tugas KONI Riau itu adalah melakukan koordinasi dari setiap-setiap cabor. Setelah itu menginventarisir atlet-atlet yang potensi untuk dimajukan. Baik tingkat daerah kita majukan maupun tingkat nasional, ucap Ketua Komisi III DPRD Riau itu.
“Karena tidak mungkin ada tumbuhan kalau tidak dimulai dari pembibitan. Dan pembibitan itu harus dipupuk supaya menjadi sebuah pembuahan yang besar. Dan saya bertekad paling tidaknya kita bawa sebanyak-banyaknya anggota DPRD Riau nanti untuk duduk di KONI Provinsi Riau,” ucap Edi.
Hal ini kata Edi dimaksudkan supaya memperkuat barisan kita perjuangan sebagaimana harapan dan keinginan Ketua Umum Pengprov PTSMI Provinsi Riau. Dimana Riau minimal harus berada di tujuh besar PON nantinya.
Sementara saat ditanya mengenai pembagian waktunya jika dirinya terpilih sebagai Ketua KONI Riau, Edi Basri mengatakan, insyallah dirinya bisa sharing waktu.
“Karena di DPRD Riau ini ngak setiap hari kita. Kita ada waktu-waktu yang diberikan kepada atlet diluar kegiatan DPRD atau kunjungan DPRD dan lain sebagainya. Saya rasa tergantung kosentrasi kita saja,” ungkap Edi. =fin
