Pergeseran Posisi, Kepala SLTA di Kampar Khawatir

2 Menit Membaca
Edi Basri SH MSi.

PEKANBARU — Berdasarkan aspirasi Kepala-kepala sekolah (Kepsek) SLTA di Kampar, mengeluhkan adanya pergeseran posisi mereka tanpa didasarkan oleh penilaian prestasi. Mereka terancam hanya dengan adanya relasi orang-orang tertentu yang akan menggeser posisi mereka.

Aspirasi para Kepsek ini disampaikan anggota DPRD Riau dapil Kampar, Edi Basri SH MSi kepada sejumlah wartawan di Pekanbaru, Kamis (13/11/2025).

“Itu adalah sebuah mekanisme yang tidak baik dilakukan oleh perencanaan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau kedepan. Kita akan pertanyakan itu ke Disdik, apa dasarnya mereka merasa terancam seperti itu. Berarti ada di luar sistem yang bergerak untuk melakukan pergeseran tersebut,” ucapnya.

Sementara saat ditanya mengenai adanya penggeledahan KPK di Disdik Riau hari ini, Edi Basri mengatakan belum dapat pernyataan dari KPK. Tapi
yang jelas KPK itu memang difokuskan oleh pemerintah sekarang memberantas korupsi terhadap Badan pemerintahan, ujarnya.

“Penindakan pertambangan, penindakan Kehutanan, Perizinan oleh Kejaksaan. Masalah Kantibmas, Judi online, masalah Penyelundupan, masalah Narkoba itu Kepolisian,” jelas Edi.

Politisi Fraksi Gerindra DPRD Riau itu mengaku, sangat mendukung sikap KPK melakukan tugas-tugas penertiban itu supaya pemerintahan Riau ke depan tidak lagi seperti dulu, sehingga bersih dan transparan.

“Kita sampaikan kepada Disdik Provinsi Riau supaya jangan ada kebijakan yang penggantian Kepsek-kepsek itu tidak berdasarkan penilaian prestasi dan pendekatan merit system. Sehingga itu akan memperburuk citra pendidikan kita ke depan,” tegas Ketua Komisi III DPRD Riau itu. =fin

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *