Pemprov Riau Tegaskan Isu ‘Bersih-bersih’ Pejabat Hoaks

2 Menit Membaca
Plt Kepala Diskominfotik Teza Dasra.

PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan isu ‘bersih-bersih’ pejabat yang saat ini berkembang tidak benar dan merupakan hoaks.

Hal itu memastikan menyikapi beredarnya informasi di dunia maya yang tidak terbukti kebenarannya. Kemudian juga tidak dapat dipertanggungjawabkan secara aturan dan regulasi yang berlaku.

Penegasan  itu disampaikan Plt Kepala Diskominfotik Teza Dasra kepada wartawan, Selasa (25/11/2025). Menurutnya, informasi tersebut perlu di luruskan biar tidak menjadi bola liar dan fitnah yang tak berdasar.

”Kami mewakili Pemerintah Provinsi Riau memastikan informasi soal “bersih-bersih” pejabat itu tidak benar. Saat ini Pemerintah Provinsi Riau bekerja sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Kamu harapkan masyarakat tidak terpengaruh dengan info dan opini yang terkesan menyesatkan tersebut,” tegasnya.

Teza menjelaskan, seperti informasi berita yang berjudul “Dua Pejabat Riau Didesak Mundur, SF Hariyanto Disebut melakukan bersih-bersih Birokrat Warisan Abdul Wahid” yang diterbitkan salah satu media, dinilai sangat tendensius, tidak berimbang dan terkesan beropini serta tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Sehingga perlu untuk diluruskan kepada publik. Faktanya, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto tidak pernah berstatement berhubungan dengan pemberitaan tersebut.

”Apalagi yang menyebutkan poin-poin spesifik seperti yang disampaikan judul tersebut tidak benar dan merupakan fitnah yang tak berdasar,” tegas Teza lagi.

Ia menambahkan, bahwa atas dugaan kesalahan, kekeliruan, dan tidak keakuratan fakta tersebut pihaknya sudah mempertimbangkan untuk melaporkan informasi yang tidak benar tersebut ke Dewan Pers.

Dinilai tidak menjadi informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dapat merugikan martabat pribadi, dan instansi Pemerintah Provinsi Riau. ***

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *