PEKANBARU (Klikradar.com) — Kendati kondisi keuangan daerah tahun ini turun, namun DPRD Riau berharap agar Pemprov Riau dapat mengakomodir, membantu atau mendengar pokok pikiran (Pokir) anggota Dewan dan bisa melaksanakannya.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau, Ahmad Tarmizi usai memimpin rapat paripurna DPRD Riau yang dihadiri Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi, Kamis (05/02/2026).
Ia mengatakan, DPRD Riau memahami kondisi keuangan APBD Riau terkait keputusan Menteri Keuangan yang mengurangi transfer ke daerah.
Meski begitu, pihaknya minta Pemprov agar memperhatikan pokir Dewan per dapil sesuai skala prioritas sehingga bisa dilaksanakan keluhan masyarakat.
“Setiap kita turun reses beberapa titik di Kabupaten itu beberapa titik memang butuh perhatian terkait infrastruktur,” ujarnya.
Ahmad Tarmizi mengatakan, secara politis dan moral ketika dewan sudah turun reses menjumpai masyarakat, mereka akan menagih janji.
“Mana aspirasi yang pernah kami sampaikan. Kenapa dari reses ke reses belum nampak,” ucapnya.
Secara moral kata Tarmizi, kena bagi anggota Dewan. DPRD Riau pun berharap banyak kepada Pemprov, karena kewenangan dewan adalah menyerap aspirasi dan menyampaikannya ke Pemprov agar bisa dilaksanakan.
Politisi PKS itu pun mengaku pihaknya sudah menyampaikan ke masyarakat bahwa tahun aspirasi belum bisa,
kemungkinan tahun depan karena APBD tahun ini turun.
Sementara saat ditanya reses masa persidangan II (Januari – April) 2026, Tarmizi mengatakan 8 hari, tukasnya. =fin
