PEKANBARU — Meski sudah lebih 5 tahun beroperasi, namun pengelola pasar kaget di Jalan Damai, Kelurahan Palas, Rumbai, tidak diketahui Lurah.
Menariknya lagi, setoran retribusi sampah dan parkir pasar kaget yang terus dilintasi Lurah Palas Rizky Pramadani, saat ngantor itu, tak diketahui.
Hal ini terungkap saat wartawan melakukan konfirmasi melalui selular Lurah Palas Rizky Pramadani, Selasa (09/12/2025).
Rizky yang kerap mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru itu mengaku, bahwa pada hari ini dirinya cuti sehingga tidak masuk kantor.
Awalnya awak media mencoba konfirmasi ke Rizky terkait komitmen tertulis PT Hutama Karya Infrakstruktur (HKI) melalui vendornya PT Wira Agung (WA) terkait armadanya yang melewati Jalan Damai dan dampaknya.
Kedua, awak media juga mempertanyakan mengenai pengelola pasar kaget di Jalan Damai dan retribusi sampah dan parkirnya.
Dan yang ketiga, awak media juga ingin konfirmasi mengenai pembuangan sampah oleh LPS ke Jalan Mata Air di Jalan Matahari sehingga meresahkan warga.
Menjawab hal itu, Lurah Palas Rizky Pramadani meminta awak media agar jumpa pada Rabu atau Kamis saja.
“Gini aja lah, aku kan cuti hari ini sampai Rabu, Kamis aja masuk ya. Kalau masalah HKI, itu sudah jelas,” ujarnya tanpa merinci penjelasan seperti apa.
Namun saat ditanya mengenai pengelola Pasar kaget di Jalan Damai, Rizky mengaku tidak tahu.
“Aku tanya dululah sama Babinkamtibmas,” ucapnya meski sudah lebih 5 tahun beroperasi.
Saat didesak bahwa Pasar kaget tersebut sudah lama beroperasi bahkan terus dilintasi Lurah setiap kali ngantor, Rizky mengaku dirinya tahu tapi tidak ada izin ke pihaknya.
“Mereka tidak pernah berizin dan untuk pasar kaget kami tidak bisa mengeluarkan izin. Pengelolanya saya tidak tahu. Makanya nanti saya koordinasikan ke Babinkamtibmas ya,” ujarnya saat didesak mengenai setoran retribusi sampah dan parkir di Pasar kaget tersebut. =fin
