Gudang Penyimpanan Solar Ilegal di Tengah Permukiman Warga Dilalap Api 

3 Menit Membaca
Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api di Gudang penimbunan solar.
PEKANBARU (Klikradar.com) — Kebakaran hebat terjadi di kawasan permukiman warga di Jalan Sidodadi, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kobaran api menghanguskan seluruh gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga beroperasi secara ilegal dan juga difungsikan sebagai lokasi pembibitan kelapa sawit. 
Arman, salah seorang warga sekitar, mengaku aktivitas gudang tersebut sudah berlangsung cukup lama. “Aktivitas gudang ini sudah lama, mereka sering melangsir BBM dari berbagai SPBU,” katanya.
Kapolsek Bukit Raya, AKP David Richardo, yang turun ke lokasi kebakaran, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di area gudang. 
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, api diyakini muncul dari percikan arus korsleting listrik pada kabel yang membentang di area tersebut,” kata David.
Percikan api yang muncul, diduga mengarah ke minyak solar yang berdekatan dengan tangki solar berbahan plastik. 
Api dengan cepat menyambar minyak dan seketika api langsung membesar, hingga memicu kepanikan warga RT 02/RW 10.
Kobaran api yang cukup besar dengan kepulan asap tebal membuat warga ketakutan. Apalagi dengan ada ledakan keras sempat terdengar dari lokasi kejadian.
Salah seorang pria yang mengaku karyawan gudang saat berada di tempat, mengaku terkejut dan langsung meminta bantuan warga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. 
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, menurunkan 7 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) ditambah satu unit mobil recue untuk menjinakkan api yang masih berkobar di gudang penimbunan solar, di Jalan Sidodadi, Ahad (22/2) siang lalu. 
Petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus blokade agar api tidak merambat ke rumah warga di sekitar lokasi. Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.30 WIB. 
“Sekitar pukul 14.30 WIB, api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan,” jelas David. 
Gudang solar dan pembibitan sawit tersebut diketahui milik Ef (50), warga Kecamatan Binawidya yang disebut merupakan mantan anggota TNI AU. 
Selain kerugian pada usaha pembibitan sawit, kebakaran juga berdampak pada warga sekitar, termasuk Sunardi (65) yang memiliki ternak kambing di area terdampak. 
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka signifikan. Hingga kini, pihak Kepolisian masih memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan ada tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum dalam insiden tersebut. ***
Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *