PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Seluruh OPD yang baru dilantik diharapkan betul betul menjalankan fungsi dan tugasnya sebagus mungkin dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak baik di kemudian hari. Hal ini mengingat Riau saat ini tengah dalam sorotan terkait keuangan, perdanaan dan anggaran.
“Kami berharap selaku mitra dengan pemerintahan, tidak timbul hal-hal
yang di kemudian hari bisa dikhawatirkan merusak citra pemerintahan provisi Riau. Maka kita berharap nanti melalui Plt Gubernur dan jajarannya, menjalankan, mengarahkan dan bikin opini yang baik lah,” ucap Sekretaris Komisi I DPRD Riau, Amal Fathullah, Kamis (16/07/2026).
Seperti diketahui, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Riau kembali mengalami perombakan penugasan.
Mutasi gelombang kedua ini memindahkan seluruh sisa pegawai lama ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi Riau.
Perpindahan ratusan abdi negara yang dikutip dari goriau.com, merupakan kelanjutan dari kebijakan Pelaksanatugas (Plt) Gubernur Riau.
Sebelumnya, pemerintah telah merotasi secara besar-besaran sebanyak 307 pegawai dari lembaga legislatif tersebut pada tahap pertama.
Sebagai gantinya, kekosongan posisi kini diisi oleh ratusan tenaga baru yang didatangkan dari berbagai instansi. Sebagian dari pegawai pengganti ini didatangkan langsung dari sejumlah OPD, termasuk mereka yang sebelumnya bertugas di panti jompo. =fin
