Rida K Liamsi Ungkap Soal Aset Graha Pena hingga Laporan Polisi

2 Menit Membaca

PEKANBARU (KLIKRADAR.COM) — Pendiri sekaligus mantan Chairman Riau Pos Group, Rida K Liamsi, mengaku merasa dizalimi manajemen dan pemegang saham, mayoritas PT Riau Pos Intermedia Pers.

Rida, juga menyoroti penguasaan aset strategis hingga proses hukum yang kini sedang menjeratnya.

Pernyataan itu disampaikan Rida dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (30/6-2026).

Menurut Rida, Riau Pos itu berdiri pada tahun 1991, dari perusahaan kecil yang kemudian berkembang menjadi kelompok usaha media di Provinsi Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Bahkan grup Riau Pos tersebut juga merambah bisnis percetakan, televisi, serta properti dengan aset yang terus bertumbuh, sejak ia pimpin.

Ia mengklaim manajemen saat ini tidak lagi menghargai perjuangan para pendiri. Rida juga menuding pemegang saham mayoritas melalui anak perusahaannya menjalankan kebijakan yang merugikan para pendiri dan pemegang saham lain.

Dalam keterangannya, Rida mempertanyakan status kepemilikan saham mayoritas serta menilai sejumlah aset strategis, termasuk Gedung Graha Pena Pekanbaru dan Batam, diakuisisi dengan nilai yang tidak mencerminkan harga pasar.

Ia juga menyebut perusahaan-perusahaan lokal milik karyawan tidak memiliki ruang untuk menolak kebijakan tersebut.

Selain itu, Rida mengaku prihatin terhadap kondisi perusahaan. Ia menilai Riau Pos Group mengalami kemunduran, disertai perumahan dan pensiun dini sejumlah karyawan, yang menurutnya, masih menyisakan penyelesaian hak-hak pekerja.

Rida juga mengaitkan proses hukum yang sedang dihadapinya dengan sikap kritisnya terhadap kebijakan manajemen.

Saat ini ia berstatus sebagai pihak yang dilaporkan dalam dugaan penggelapan dana perusahaan. Perkara tersebut sedang diproses aparat penegak hukum.

Meski membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Rida menyatakan menghormati proses hukum dan menyerahkan pembuktian kepada pengadilan. Ia berharap seluruh persoalan diselesaikan secara adil serta menghargai sejarah dan kontribusi para pendiri Riau Pos Group.

Hingga berita ini disusun, manajemen PT Riau Pos Intermedia Pers maupun pihak pemegang saham yang disebut dalam pernyataan tersebut belum memberikan tanggapan. Berita ini akan diperbarui setelah diperoleh konfirmasi dari pihak terkait. ***

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *