Kinerja Baik dan Punya Anggota Lintas Provinsi, Koppsa M Layak Jadi Koperasi Nasional

4 Menit Membaca
Usai rapat anggota tahunan Koppsa M, di Hotel Pangeran, dilakukan pemukulan gong.

SIAK HULU (Klikradar.com) — Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2025, Koppsa M, Desa Pangkalan Baru, Siak Hulu, Kabupaten Kampar, berjalan lancar dan sukses di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Sabtu (14/2).

Koppsa M dinilai sebagai koperasi yang mempunyai kinerja baik dan rutin melaksanakan RAT setiap tahun. Bahkan, Koppsa M juga mempunyai anggota yang tersebar lintas provinsi di Indonesia dan sudah memenuhi syarat dan layak untuk menjadi koperasi nasional.

Penegasan itu disampaikan Kepala Bidang Hukum Kementerian Koperasi RI Ignatius Bona Sakti Gultom dalam sambutannya pada pelaksanaan RAT Koppsa M.

Dalam Undang-undang Koperasi, lanjut Bona, terdapat ketentuan bahwa Koperasi yang mempunyai anggota lintas provinsi layak untuk menjadi koperasi nasional.

“Banyak keuntungan yang didapatkan ketika sebuah koperasi menjadi koperasi nasional. Di antaranya adalah permasalahan dalam koperasi akan langsung dibantu kementerian koperasi, ada program dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM Koperasi serta kemudahan untuk mendapatkan akses ke Kemeterian dan ada juga program pemerintah yang akan dikelola oleh koperasi,” ujarnya.

Kadis Koperasi Kampar Syarifudin mengatakan, saat ini terdapat sekitar 300 koperasi yang ada di Kabupaten Kampar. Dari 300 koperasi tersebut hanya sekitar 30 presen yang masih aktif dan melaksanakan RAT.

Koppsa M merupakan salah satu koperasi yang rutin melaksanakan RAT setiap tahun dan mempunyai kinerja yang baik. “Koppsa M setiap tahun selalu melaksanakan RAT yang harus dilaksanakan sebelum 31 Maret. RAT secara rutin menunjukkan kondisi kelembagaan Koppsa M sehat. Saya mengapresiasi Koppsa M yang telah melaksanakan RAT tepat waktu,” katanya.

Kementerian Koperasi, lanjut Syarifudin, merupakan salah satu ujung tombak pemerintahan Presiden Prabowo guna meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Untuk itu, peran koperasi menjadi penting dalam membantu dan menyukseskan program pemerintah. “Pembentukan Koperasi Merah Putih dan MBG merupakan program unggulan pemeritah untuk meningkatan perekonomian masyatakat dan untuk membuka lapangan kerja.  Diharapkan Koperasi yang ada di Kampar, ikut mendukung program pemerintah tersebut,” ujarnya.

RAT Berjalan Lancar
Pelaksanana RAT Koppsa M di Hotel Pangeran diikuti oleh lebih dari 300 anggota Koppsa M. Karena itu, pelaksanaan RAT sudah memenuhi kuorum.

Dalam laporannya, Ketua Koppsa M Nusirwan mengatakan bahwa pada tahun 2025, petani yang tegabung dalam Koppsa M sudah dapat merasakan peningkatan SHU yang mereka terima setiap bulannya.

Peningkatan hasil merupakan akibat pengelolaan kebun yang semakin baik serta meningkatnya luasan areal yang dapat dipanen. “Pada awal Koppsa M, kami kelola luas lahan produktif yang dapat dipanen hanya sekitar 300 Ha. Namun, berkat kerja keras segenap pengurus, maka luasan lahan produktif yang dapat dipanen terus meningkat dan saat ini sudah mencapai 800 Ha lebih,” jelasnya.

Ia menjelaskan pada tahun 2025 Koppsa M juga telah melaksanakan replanting lahan seluas 20 Ha dari target seluruhnya 200 Ha. Pada tahun 2026 replanting 200 Ha lahan akan segera direalisaikan.

Koppsa M juga telah mengirim anggotanya untuk mengikuti pelatihan umum dan khsusus dalam meningkatkan kualitas SDM yang ada. Juga memberikan reward untuk karyawan berprestasi dan punishman bagi karyawan bermasalahan.

“Ke depannya kita akan terus meningkatkan kualitas SDM angggta dengan mengikuti pelatihan. Perbaikan kualitas SDM anggota sangat diperlukan guna meningkatkan kinerja dan memperkuat kelembagaan Koppsa M,” ujar Iwan.

Kepala Pengawas Koppsa M Ahmad Adrian mengatakan bahwa Koppsa M harus melaksanakan RAT setiap tahunnya. Hasil pemeriksaan Pengawas Koppsa M menunjukkan bahwa pembukuan dan administrasi telah dilakukan dengan baik. Juga tidak ditemukan penyelewengan dalam pengelolaan dan kebijakan Koppsa M, juga sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Ke depan harus diciptakan kerjasama pengurus yang lebih baik serta koordiansi secara intens dan berkala sehingga program kerja dan target yang hendak dicapai pada tahun 20026 dapat terealisasi,” pungkasnya. ***

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *