DPRD Riau Akan Telusuri Kelangkaan Minyak di SPBU

2 Menit Membaca

PEKANBARU — Panitia khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau berjanji akan menelusuri kelangkaan minyak di sejumlah SPBU, berkaitan dengan pajak pendapatan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah saat dikonfirmasi mengenai penyebab kelangkaan yang membuat antrenya sejumlah kendaraan roda empat hingga ratusan meter dari SPBU, Rabu (10/12/2025).

“Ya, Pansus akan menelusuri itu juga sebab kaitannya dengan pendapatan daerah di sisi pajak kendaraan bermotor juga rendah. Berapa sih kuota minyak hingga selalu kosong di SPBU, bahkan Pertamax pun kosong,” ucap Abdullah mempertanyakan.

Menurutnya, distribusi minyak ini terkait dengan pendapatan daerah dan kondisi existing stok yang diberikan di Riau.

Politisi fraksi PKS itupun berjanji akan menelusuri di Pansus nanti karena hal itu bagian dari kerja Pansus DPRD Riau.

Sementara saat ditanya kemana Pansus akan menelusuri kelangkaan minyak tersebut, Abdullah mengatakan ke Pertamina dan ke Kementerian ESDM.

“Paling jelas Pertamina dan Kementerian ESDM. Berapa sih kuota minyak untuk kabupaten/kota se-Riau. Apakah balance dengan pendapatan yang kita terima,” ucapnya.

Saat ditanya kelangkaan minyak tersebut apakah ada kemungkinan permainan spekulan dan para mafia minyak, Abdullah mengaku belum menyimpulkan sampai kesana.

“Kami belum sampai menyimpulkan pada titik itu ya. Harapannya tentu semua masyarakat menginginkan tidak terjadi lagi antrian panjang di SPBU. Kita produksi minyak kok susah cari minyak,” ucapnya.

Saat dicontohkan bahwa salah satu antrian kendaraan roda empat hingga berkilometer dari SPBU Palas, Rumbai, Abdullah kembali berjanji bahwa pihaknya akan menelusuri persoalan minyak ini.

“Kami DPRD Riau mengimbau Pemprov dan pihak-pihak terkait dan Kementerian terkait energi dan distribusinya, agar memperhatikan persoalan ini lebih detail agar tidak terjadi gangguan pelayanan masyarakat khususnya menyambut libur natal dan tahun baru,” pungkasnya. =fin

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *