PEKANBARU–Polda Riau mengerahkan 290 personel untuk membantu penanganan bencana alam di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (29/11/2025). Personel yang diberangkatkan berasal dari Brimob, Samapta, Polair, Ditlantas, Dokkes, serta tim anjing pelacak atau K-9.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, dari total personel tersebut, sebanyak 265 di antaranya ditugaskan khusus untuk membantu pencarian warga yang masih hilang.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Agam, sekitar 200 warga belum ditemukan pascabencana banjir dan longsor. “Ada sekitar 200 masyarakat yang belum ditemukan dan masih diupayakan pencarian. Nah, kita bantu upaya pencarian,” ujar Herry saat pelepasan personel.
Herry menambahkan, pihaknya telah mengirim sebagian anggota bahkan sebelum adanya permintaan resmi serta mendirikan dapur lapangan untuk membantu kebutuhan konsumsi warga terdampak.
Ia menyebutkan bahwa besok Polda Riau juga akan mengirimkan bantuan tambahan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kapolda Riau bersama pejabat utama turut berangkat ke Agam dan akan berada di lokasi selama sepekan.
“Mohon doanya, semoga semuanya diberikan kesehatan dan keselamatan selama bertugas,” katanya. Ia berpesan agar seluruh personel bekerja sesuai komando dan tidak bergerak sendiri, minimal dalam kelompok tiga orang.
Polda Riau melalui Kabid Humas Kombes Anom mengonfirmasi bahwa Brigpol Tri ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara Ipda Angga masih dalam pencarian.
Keduanya dikenal sebagai penyidik yang berdedikasi—Tri dengan kerja cepat dan tanpa banyak mengeluh, serta Angga yang teliti dan penuh tanggung jawab. Kepergian mereka meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan satu kesatuan.
Di tengah upaya pencarian yang masih berlanjut, suasana duka menyelimuti markas Polda Riau. Bencana alam yang melanda Sumbar tak hanya merenggut banyak korban di masyarakat, tetapi juga menyentuh institusi kepolisian.
Nama Tri dan Angga kini menjadi bagian dari kisah tentang pengabdian, tentang tugas yang dijalankan tanpa mengetahui bahwa bahaya besar telah menanti. Semoga Ipda Angga segera ditemukan dan keluarga mereka diberi ketabahan menghadapi ujian ini. ***
